RSS

Perbincangan Badan dan Jiwa



Gimana yaa kalau badan dan jiwa asik berbincang-bincang? Pasti seru. Pada mau tahukan. Yukk mari kita baca. Cekidooott.... :D


    J: Wahai badanku yang begitu indah, cantik nan rupawan. Bolehkah aku tahu
     mengapa engkau bersedih?

    B: Siapakah engkau yang berbicara seolah-olah aku ini milikmu? Aku adalah
     aku, tidak ada yang memilikiku selain diriku!

    J: Aku tidak bermaksud untuk menyinggungmu wahai badanku. Aku adalah
     jiwamu. Kita saling memiliki. Tak sadarkah engkau?

    B: Apa itu jiwa? Aku tak pernah mengenalmu. Bagaimana aku akan percaya 
    dengan perkataanmu? Mengapa engkau peduli dengan perasaanku?

    J: Hanya aku yang bisa merasakan hal yang sama dengan engkau wahai
     badan yang begitu angkuh. Aku peduli padamu karena aku tidak mau diriku
     ikut hancur dengan kesedihanmu. Apapun yang engkau lakukan dampaknya
     juga akan aku rasakan.

    B: Aku adalah sesuatu yang bebas, aku yakin itu. Aku tidak terikat pada
     apapun, termasuk engkau wahai jiwa yang tidak kuketahui keberadaannya.

    J: Kau tidak perlu tau keberadaanku. Yang kau perlukan hanya merasakan
     bahwa aku ada. Aku selalu didalam dirimu. Jika engkau memaksa aku
     untuk menunjukkan wujudku , wujudku adalah kebebasanmu, kebebasan
     yang engkau elu-elukan. Engkau bisa melakukan semua hal yang engkau
     lakukan sekarang karena aku tetap setia berada didalammu. Jika aku
     pergi meninggalkanmu, maka engkau tidak akan bisa melakukan apapun lagi.

  B: Dengan kata lain bahwa engkaulah yang yang paling penting diantara kita
     berdua?

    J: Bukan begitu wahai badan yang baik hati, yang telah membiarkan aku
     bertempat tinggal di badan yang indah ini. Aku dan engkau saking memiliki
     dan melengkapi, tanpa engkau aku tidak bisa menyentuh apapun, tidak bisa
     berteman, tidak bisa merasakan indahnya cinta, sakitnya dipukul dan masih
     banyak lagi. Kita adalah satu. Syukurilah hidupmu saat ini karena belum
     tentu besok aku masih ada bersamamu. Tersenyumlah dan selalu
     berbahagialah. Nikmati hidup ini bersama badan-badan lain yang kita cintai.
     Ingatlah satu hal engkau tak pernah sendiri selalu ada aku bersamamu.

    B: Begitu bijak dan rendah hatinya engkau wahai jiwa, aku akan selalu
     mengingat perkataanmu wahai jiwa bagian dari diriku.

     Dan pada akhirnya jiwa dan badan memang di takdirkan untuk menjadi satu,
     walaupun mereka sebenarnya berbeda. Ok para readers semua, semoga
     dapat diambil pesan moralnya ya.
Saya mau bobok dulu udah malem nih
     besok mau UTS, doain ya readers hehhe

   Writer: Binar Khansa Sacharissa


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

8 komentar:

Anonim mengatakan...

ckckckck puitis banget dialog na salut buat binar 95 dr gw >u<

Unknown mengatakan...

Baguss banget diaolognya 90 yaa

Anonim mengatakan...

bagus banget nar dialognya 90 yaa

Unknown mengatakan...

Dialognya bagusss :) 90 buat binarr

litaseptiani96.blogspot.com mengatakan...

bagus banget dialognya, keren...
90 yaa...

oya visit my blog
litaseptiani.blogspot.com
hehehe

Unknown mengatakan...

wah, blognya keren banget nihh, jadi betah bacanya, kasih nilai 100!!!!

Unknown mengatakan...

Dialognya bagus n bijak wkwk 90

Khansa mengatakan...

makasih ya teman2 semua atas penghargaan dan nilainya...

Posting Komentar